My Bravery2

February 10th, 2008 by alltoblame

Minggu,sepuluhfebruariduribulapan

18.35

Siang tadi, aku belajar sesuatu hal yang penting. Sebenarnya bukan hal yang baru tapi film dan buku yang meramunya cukup bisa menjadikan hal ini menarik untuk disimak. Aku pikir juga sudah ada yang pernah membaca buku "Secret". Nah, dari sinilah aku belajar.

Buku ini mengatakan bahwa hal yang jadi rahasia semua orang sukses adalah sebuah hukum ketertarikan, the law of attraction. Hukum ini sama dengan hukum gravitasi yang melibatkan seluruh universe. Artinya, ketika kita melakukan sesuatu, ternyata seluruh dunia ini merespon. Kalau kita percaya dengan Allah, berarti Dia yang melakukannya (dan aku percaya terjemahan dan universe adalah Allah SWT). Intinya sangat sederhana, yaitu tentang pikiran. Kalau kamu bilang hukum ketertarikan, bisa jadi terpikir tentang begitu banyak teori melibatkan banyak buku hingga ada gelar sarjana hukum ketertarikan. Ini betul-betul sederhana. Hanya menjadi seorang yang berpikiran positif, maka Allah SWT dan dunia ini akan meresponnya dengan cara yang positif juga. Sebaliknya, jika berpikir negatif, kamu akan dapat negatif kuadrat.

Bayangkan kamu adalah aladdin. Kamu punya lampu ajaib yang ketika digosok, sang jin keluar dan bilang "your wish is my command". Nah, yang kamu harus lakukan adalah meminta. Dan sang jin dianalogikan menjadi Tuhan atau dunia akan meresponnya, dan yang kamu lakukan adalah menerima. Bedanya, kamu bukan hidup di jaman keajaiban terjadi mudah. Tapi dunia nyata, dimana persaingan, pandangan orang sama tajamnya dengan mata pisau. Yang kamu lakukan adalah memvisualisasikan keinginan kamu dan terus konsisten hingga blooop… jadi kenyataan dan semua berawal dari pikiran positif.

Terlalu berat mungkin, tapi inilah yang aku pelajari hari ini. Bahwa menjadi orang dengan pikiran positif dan berani memvisualkan keinginan adalah resolusi terhebat tahun ini. Being brave with positive mind. 

my bravery

February 9th, 2008 by alltoblame

keberanian bg gw adalah suatu kualitas yg ada pada diri. bukan sekedar perbuatan atau kata2.

Make it Simple

October 22nd, 2007 by alltoblame

Simplicity makes everything looks easier. Baru-baru ini, gue baca post dari salah satu teman dan gue berasa sangat ribet. Kalau di sastra, ini namanya gaya bercerita. Ribet, menurut gue membuat segalanya tidak mudah. Nah, di post gue kali ini, gue berusaha untuk being simple (at least I try…).

Teman lama baru saja telepon. Dia menyapa dan menuangkan semua pertanyaan yang sudah lama dia simpan. Dia akan ke luar negeri katanya. Dia ingin, gue juga tahu dia ke luar negeri. Tentu saja, dia kangen gue dan ingin berbicara setelah kurang lebih tiga tahun tidak berbicara.

Cerita lama versi baru seperti cerita gue yang kembali single, more stressfull (please, I cannot live without my babe…) tapi menyenangkan di sisi lain, juga sedang gue alami. Sabtu kemarin, gue membeli tiga buah CD di Aksara, Citos. Hasil berjam-jam wondering arround, setelah memutuskan tidak membayar sepasang sandal lucu di Matahari. Hari itu, gue memakai rok lebar berwarna hijau, warna kesukaan yang membuat gue lebih manis dari hari-hari lainnya. Memang, sabtu malam di mall adalah hal yang menyebalkan karena banyak sekali pasangan wara-wiri ga jelas (padahal, gue lebih ga jelas lagi). Perasaan stress ga punya siapa-siapa setelah tiga tahun punya, sangat berasa. Nah, hasilnya I’m spending a lot of money for just three unsignificant CDs. Jadi, kalau mau single… be rich. Itu baru bener.

Ada satu lagi masalah yang besar dan membuat gue ga bisa make it simple sehingga berasa sangat tidak mudah. Masalah prinsip, keteguhan hati dan dosa-dosa gue. Kalau ini, perlu tahap pencerahan kepada Yang di Atas.

Do’a-do’a gue setiap shalat adalah, "Allah yang Maha Besar, berikan gue kekuatan dan keteguhan hati untuk menjalankan semuanya. Berikan yang terbaik yang sanggup gue jalani. Ya, Allah lindungilah semua orang yang dekat dengan gue. Berikan mereka kekuatan dan keteguhan hati untuk menjalani kehidupan yang tidak sederhana ini. Amin".

Simple make easier.

Cheers,

Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua

October 1st, 2007 by alltoblame

Free Image Hosting at ImageShack.us
Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea citrinoscitata), beautifull bird. One amongs those Most Wanted Cacatua

Bahagianya Punya Tujuan Hidup

September 12th, 2007 by alltoblame

Tahu rasanya ketika mati ? mati suri ? atau sekedar memikirkan mati ?. Kematian, hal yang tidak bisa tak dihindari. Bisa saja memperkecil resiko kematian, tapi kalau mati ya mati saja. Banyaknya pemikiran seperti ini, meyakinkan saya setidaknya, bahwa orang yang memikirkan kematian (mau rasanya, atau apanyalah) tiba-tiba merasa tidak bahagia atau tiba-tiba tidak punya semangat hidup.

Semua yang bersemangat pasti memiliki tujuan besar. Bagi segelintir orang, tujuan hidup mereka adalah bertahan hidup. Tetap makan, tetap berlindung, tetap bergiat, tetap menyalurkan nafsu dan tetap punya teman. Keadaan yang berkelanjutan tetap ini pada segelintir mayoritas orang di Jakarta (rakyat miskin) tidak akan berubah menjadi lebih baik lagi. Apa sebab?

Kebahagiaan adalah suatu ekspresi yang merupakan hasil reaksi kimia dari syaraf otak ke seluruh tubuh dengan timbulnya perasaan senang dan bibir tersenyum. Kebahagiaan disinyalir merupakan sesuatu yang bertahan lebih dari satu bulan atau bahkan satu tahun. Kebahagiaan mengandung ketenangan dan kedamaian. Menikah, memiliki pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, memiliki bayi, memiliki keponakan dan lainnya. Membuat banyak orang menjadi pemburu kebahagiaan.

Kebahagiaan secara sederhana mengandung kekuatan tujuan besar dan mulia. Tujuan besar mengindikasikan keinginan kuat dan perjuangan sedangkan mulia, memiliki manfaat untuk banyak orang.

Nah, rakyat miskin di Jakarta bisa bilang bahwa mereka bahagia dengan hidup mereka yang tetap terus tadi. Menurut saya, kebahagiaan datang dari dalam diri pribadi dimana merupakan perwujudan tercapainya tujuan besar dan mulia yang mereka punya. Dalam Al-Qur’an juga tersurat bahwa apabila ada keinginan, berusahalah yang terbaik dan selanjutnya pasrah dan ikhlas demi tercapainya kebahagiaan.

Nah, kemarin malam, tujuan besar dan mulia hidup saya sudah mulai terlihat. Saya sendiri pernah memikirkan kematian, namun ketika memikirkan tujuan hidup yang besar dan mulia kemarin ini, pikiran itu pergi entah kemana. Diselimuti oleh semangat ‘45 dan tak sabar untuk meraih kebahagiaan, saya siap menjalani proses mencapai tujuan itu.

Rumus sederhana :

Merasa ingin mati? –> coba susun kembali potongan hidup Anda –> tetapkan keinginan terbesar (caranya bisa dengan melihat dunia lain, bertemu dengan teman, berimajinasi apapun) –> memformulasikannya ke dalam hitungan uang (ini penting untuk menganalisa kemampuan) –> menimbang dan memutuskan dan walah! Anda punya tujuan hidup.

NB : Tujuan hidup yang benar adalah membuat Anda bersemangat dan memiliki kebaikan untuk orang banyak. Set pikiran Anda menjadi sederhana, terbuka dengan dunia luar dan siap menerima apapun.

GoodLuck!

Oya, jangan lupa punya prinsip supaya punya determinasi diri. Jangan langsung menelan isi tulisan ini. Hehehe… I love You all, mate!

I Remember You

June 22nd, 2007 by alltoblame

(bolan, snake)

Woke up to the sound of pouring rain
The wind would whisper and Id think of you
And all the tears you cried, that called my name
And when you needed me I came through

I paint a picture of the days gone by
When love went blind and you would make me see
Id stare a lifetime into your eyes
So that I knew you were there for me
Time after time you were there for me

Remember yesterday - walking hand in hand
Love letters in the sand - I remember you
Through the sleepless nights and every endless day
Id wanna hear you say - I remember you

We spend the summer with the top rolled down
Wished ever after would be like this
You said I love you babe, without a sound
I said Id give my life for just one kiss
Id live for your smile and die for your kiss

Remember yesterday - walking hand in hand
Love letters in the sand - I remember you
Through the sleepless nights and every endless day
Id wanna hear you say - I remember you

Weve had our share of hard times
But thats the price we paid
And through it all we kept the promise that we made
I swear youll never be lonely

Woke up to the sound of pouring rain
Washed away a dream of you
But nothing else could ever take you away
cause youll always be my dream come true
Oh my darling, I love you

Remember yesterday - walking hand in hand
Love letters in the sand - I remember you
Through the sleepless nights and every endless day
Id wanna hear you say - I remember you

Remember yesterday - walking hand in hand
Love letters in the sand - I remember you
Through the sleepless nights and every endless day
Id wanna hear you say - I remember you

taken from email, Roeloes Hartawan

May 23rd, 2007 by alltoblame

Kali ini, gue sangat ingin menulis.

Banyak hal yang membuat diri tidak mampu menjalankan sesuatu. Keterbatasan pengetahuan, wawasan bahkan volume otak. Tapi bisa jadi itu karena diri ini tidak punya patokan seseorang. Sebuah sosok.

Ternyata, dalam dunia pekerjaan yang bersifat sangat scientist, sangat peneliti sekali. Wawasan dan pengetahuan harus di upgrade lebih tinggi lagi. Seperti air yang dipanaskan, suatu saat ia pasti akan mendidih dan disitulah loe akan merasa letih bahkan malas bekerja. Entah apa yang menyebabkan beban itu begitu banyak…

Gue butuh sosok seorang guru. Guru bisa berarti supervisor, bos, teman bahkan pacar. Dalam konteks perkantoran, hal yang sangat lo harapkan adalah memiliki supervisor yang bisa loe ambil banyak pembelajaran yang berguna untuk upgrading skill bahkan volume otak tadi. Betapa mirisnya, bahwa dalam kantor itu, tidak ada orang pun yang bisa dijadikan guru. Guru yang bisa menginspirasi diri bahkan sampai bisa menginternalisasi.

Kenapa sangat miris sekali sih Ci? Yah, itulah yang gue rasakan. Bekerja tanpa inspirasi, tanpa sebuah sosok yang menginternal. Yang membuat lo… "wah, hebat sekali pemikiran orang itu" Hebat dalam arti kata magnificent, brilliant, smart. Everything that you should call a master.

For me, day by day here are likely counting days till that green January 2008. All you do, all you taken care of, is just yourself.

You, yourself and me. Please give me a master!

Perjalanan Kuantitatif

April 2nd, 2007 by alltoblame

Suatu perjalanan ke sebuah tempat baru bisa jadi adalah perjalanan yang sangat kuantitatif (kejar semuanyaa…) apalagi kalau singkat. Hey, dua minggu itu sangat singkat lho, apalagi kalau perjalanan itu sangat menyenangkan. Contohnya, perjalanan saya ke Pulau Sumba.

Diawali pada awal Maret 2007, kantor LSM Burung Indonesia, menugaskan saya pergi ke Pulau Sumba, salah satu lokasi proyek Burung Indonesia yang terbilang sukses dalam banyak hal terutama tentang Taman Nasional Manupeu Tanadaru di Sumba Barat.

Kepergian saya bukan hanya sekedar berkunjung, namun mengatur sebuah kunjungan penting bagi para dewan Burung Indonesia yang mostly pejabat, sisanya masih juga orang penting. Kunjungan ini merupakan pertama kalinya bagi para Dewan Burung Indonesia selama kurun waktu lima tahun, para Dewan berkuasa. Dan jadilah saya, orang baru ini tertugaskan dan untungnya tidak terlalu panik untuk mengatur segala hal yang tentunya masih sebatas awan di benak pikiran.

Berbekal ilmu pengaturan dari kantor saya sebelumnya dan beberapa pengalaman mengatur dari organisasi pecinta alam yang saya sayangi, cukup berhasillah pengaturan ini. By the way, menurut kalian berhasil itu dari sudut apa ya?. Saya sendiri (ssttt…) tidak yakin. Tapi setidaknya bisa ikut saya menelaah dari sudut manapun tentang, apakah kata ‘selamat ya… kamu berhasil’ itu benar adanya.

Pertama, perencanaan yang baik. Hal ini sudah kadaluarsa dibahas karena sudah acapkali dituliskan, ucapkan, bahkan diisyaratkan. Highlight yang penting menurut saya adalah detail. Detail tentang hal-hal yang kecil, membuat kamu aware terhadap hal-hal yang besar. Coba analogikan, sebuah lukisan besar yang dilihat dari jauh memang indah, namun cobalah mendekat. Pelukis yang mengerti bahwa detail itu penting akan menggambarkan lukisannya secara detail. Semilir angin, guguran daun bahkan serat kain yang dikenakan oleh seorang kakek tua. Sekali lagi, detail dalam perencanaan adalah penting. How Can I Be Detailed? Ada beberapa tips agar bisa menjadi detail dan terkonsentrasi, perhatikan segala hal di depan matamu. Perhatikan semut beriringan, perhatikan serat kayu di meja kerjamu. Seperti membuang waktu memang, namun menurut saya cukup oke.

Kedua, pencatatan yang baik Beberapa waktu lalu, saya diributkan oleh pencarian seorang notulensi rapat. Masalahnya mereka tidak menemukan seorang notulensi yang dapat mencatat dengan baik segala hal yang terjadi di ruang rapat tersebut. Nah, masalah ini harusnya segera atasi, caranya dapat dengan mentandemkan dua orang notulensi rapat, satu orang mencatat, satu orang langsung mencatat di komputer portable dan mereka berdua saling mengingatkan. Apabila dirasa tidak efektif, carilah orang yang cermat dan cukup pintar mencatat. Kalau kekurangan sumber daya manusia, sebuah tape recorder juga akan sangat membantu.

Ketiga, dukungan dari teman sejawat. Nah, ini penting. Rasa kebersamaan bahwa ini adalah acara yang sangat penting dan berpengaruh kepada masa depan suatu lembaga, teman sejawat yang mengerti tanggung jawab dan posisi akan menjadi dewa penolong bagi seorang pengatur. Idealnya, semua ingin begini namun apabila tidak. Coba saran saya, berbicaralah secara jujur dan terbuka terhadap betapa pentingnya acara ini, selalu tersenyum bisa jadi tips klasik tapi kadang jarang dilakukan (secara kalau lagi ribet, gimana mau senyum…)

Keempat, selalu cek dan re-cek dan jangan pernah berasumsi. Hey, ini penting sekali. Ajak satu teman yang paling bisa diandalkan untuk membantu pengecekan dan pengalaman saya, jangan pernah berasumsi. Akibatnya banyak kejadian yang ternyata hanya hasil asumsi pribadi, kacaulah.

Kelima, jadilah diri kamu sendiri. Kalau ini tips aja untuk mengingatkan psikologis orang. Hehehe…

Masih banyak lagi, hal yang menentukan ‘selamat ya, kamu berhasil’ dalam melakukan suatu pelaksanaan acara. Tapi yang terpenting dari yang paling penting adalah kontrol terhadap diri sendiri. (Saya pun belum bisa! :P )

Selepas kepulangan saya dari Pulau Sumba, tiba-tiba saya diulurkan tangan mengucapkan selamat dan bahkan, meminta saya untuk menulis tips tentang pengaturan. Padahal, saya bukan orangnya lho. Anyway bus way, bertambah satu pengalaman menarik dalam satu kesatuan hidup saya. Hmm, I’m ready to rock.

Sekedarnya aja, Cici

FEEL NOTHING YOU KNOW…

January 19th, 2007 by alltoblame

Nothing itu artinya apa ya… kosong, hampa, ga ada? Kenapa bahasa inggris lebih bisa menggambarkan lebih dalam sebuah kata… itu makanya banyak orang yang lebih suka menggambarkan sebuah perasaan dengan kata berbahasa inggris… Tapi intinya bukan soal bahasa. Tapi soal ‘nothing’nya itu sendiri… merasa ga berperasaan, kosong mungkin bisa mendekati arti nothing. Bekerja seperti robot, bertemu ‘teman’ yang sudah tujuh bulan lamanya dan ga sama lagi perasaannya (mungkin ini pemicunya).

Ketika umur segini (24 tahun) ini, lagi sedeng-sedengnya memformulasikan suatu perbuatan, perkataan dan ekspresi dan menjadikan itu semua ke dalam satu kesimpulan lonjong (ga mungkin terlalu bulat khan) sehingga lo punya satu pegangan bahwa ternyata orang ini seperti ini, ternyata dia berbuat seperti itu karena ini. Dan masih banyak hal lainnya yang lagi gw pelajari untuk dapat menganalisa hingga akhirnya dapat memformulasikan bagaimana orang ini/itu/disini/disana seperti apa.

Setuju ga ya, bahwa ada segelintir orang yang merasa tidak mau merasa dirinya dewasa termasuk gw, karena menjadi orang dewasa sangat mengesalkan, keras kepala, ga ada selera humor yang oke, ga napsu jalan-jalan dan banyak lainnya. tapi.. umur segini nih, ternyata harus seperti itu. "Kamu kalau jadi orang yang jelas dong, ga benar kalau begini", "Kamu harus pandai dan kamu harus tau banyak". Hal seperti kutipan ini yang dituntut ke diri lo. Lo mau bilang apa, umur lo memang bertambah dan entah kenapa, lo harus berkembang terus dan akhirnya menjadi orang yang menyebalkan. Keras kepala, kadang banyak mengeluh, sok pinter, sok kaya, sok gitu lah..

Makanya akhir-akhir ini gw jadi FEEL NOTHING YOU KNOW, karena indikator keberhasilan sebuah ‘FEEL NOTHING’ itu adalah ketidakjelasan dan kebingungan. tidak jelas ‘teman’ku itu bagaimana, bingung menghadapi tuntutan untuk dewasa, tidak jelas dengan pekerjaan dan bisa jadi hampir segalanya.

Haha… emosi-emosi. tarik nafas yang dalam, go-es sepedanya karena ada tanjakan cenge di depan… hup!

Saat Kau Pergi

October 8th, 2006 by alltoblame

Entah mengapa, hatiku terus gelisah

Entah apa kan yang terjadi

Air mata menjatuh tak tertahan

Melihatmu terdiam

‘Ternyata kau pergi tuk slamanya

Tinggalkan diriku dan cintaku

"Apa kau melihat dan mendengar tangis kehilangan dariku

Baru saja ku ingin kau tahu perasaanku…

Wajahmu,

Mungkin Tuhan tak ijinkan sekarang, kau dan aku bahagia

Ternyata kau pergi tuk slamanya, tinggalkan diriku dan cintaku…